TEMUKAN IDOLAMU
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sadar atau tidak, hampir setiap hal yang kita impikan, setinggi apa pun itu, bisa saja menjadi kenyataan. Begitu pula dengan sosok yang kita jadikan rujukan atau idola dalam menggapai mimpi tersebut. Suka atau tidak, sosok yang kita kagumi membawa pengaruh yang sangat besar dalam cara kita berpikir, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan.
Mengapa bisa demikian? Sebab kekaguman yang kita miliki akan mengarahkan prinsip hidup kita. Jika kita mengagumi seseorang karena kerja kerasnya, kita cenderung terdorong untuk bertindak serupa. Namun, jika kita keliru memilih sosok yang dijadikan teladan, bukan tidak mungkin kita akan kehilangan arah dan pijakan nilai yang sebenarnya. Maka sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita merenungkan kembali kepada siapa kita menempatkan rasa kagum tersebut.
Saat ini kita sering kali terinspirasi oleh perjalanan hidup seseorang, baik itu dari kalangan pebisnis, figur publik, maupun profesional yang sukses dari nol. Cerita tentang perjuangan mereka meraih popularitas dan keberhasilan materi memang sangat memikat. Kita melihat bagaimana mereka bekerja keras, lalu timbul keinginan dalam diri kita untuk berjuang sebaik mereka. Hal itu tentu positif jika kita mengambil sisi baik dari semangat dan kegigihannya.
Namun, ada hal penting yang kerap terlupakan saat kita mengidolakan seseorang hanya dari pencapaian dunianya saja. Kita sering kali hanya terpesona oleh hasil akhir berupa popularitas, kekayaan, dan pengakuan publik, tanpa mempertimbangkan bagaimana dimensi etika, karakter, serta nilai spiritual sosok tersebut.
Pencapaian karir dan popularitas yang tinggi idealnya selaras dengan kualitas diri yang makin baik. Jika impian kita mengejar kesuksesan justru membuat kita mengabaikan etika, melupakan integritas, atau menjauhkan diri dari nilai-nilai kebaikan, maka ada yang perlu dievaluasi dari tolok ukur sukses yang kita pakai.
Pilihlah figur teladan yang tidak hanya menginspirasi kita untuk mengejar sukses secara profesional, tetapi juga membimbing kita menjadi manusia yang lebih bijaksana, memiliki rasa empati, serta menjaga prinsip hidup yang benar. Sosok yang kita kagumi secara tidak langsung akan membentuk cara kita memandang dunia.
Bagi seorang muslim, teladan tertinggi yang paling sempurna dalam segala aspek kehidupan tentu adalah Rasulullah SAW. Perjalanan hidup beliau mengajarkan kita kepemimpinan, keteguhan karakter, kejujuran, hingga kerendahan hati di tengah keberhasilan. Membaca dan mempelajari perjalanan hidup beliau akan memberikan sudut pandang yang jernih agar kita tidak salah dalam menaruh rasa kagum.
Mumpung kesempatan hidup masih ada, mari kita lebih bijak memilih sosok yang kita ikuti. Pilihlah jalan hidup dan teladan yang akan membuat kita bersyukur pada masa depan, bukan hanya atas apa yang berhasil kita dapatkan di dunia, melainkan juga atas kebaikan karakter yang berhasil kita jaga sampai akhir perjalanan nanti.
Aisyah Humaira H. Said
Terima kasih sudah mampir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar